Platform ini adalah prototipe — belum aktif secara resmi. Daftar untuk akses awal.
Platform Keselamatan Pendakian Indonesia

Pendaki hilang bukan
karena tak ada yang mencari —
tapi karena tak ada
yang tahu harus mulai dari mana.

SummitPass mencatat pergerakan pendaki di setiap pos, naik dan turun. Bukan sekadar tiket masuk — ini jejak digital yang menjadi landasan operasi SAR saat menit-menit pertama paling kritis.

15+
Gunung
10k+
Pendaki aktif
100%
Termonitor
SummitPass
RD
Rizky Dwipanegara
NIK: 3201 •••• •••• 0027
Rinjani · Jalur Sembalun
28–30 Mar 2026
Rekam jejak pos
Pos 1 — Sembalun Lawang
07:24
Pos 2 — Padang Savana
10:15
Pos 3 — Pelawangan
Menunggu…
🆘 Tekan untuk kirim darurat
Tahu posisimu sekarang SAR butuh data, bukan asumsi Setiap pos, tercatat SIMAKSI online — tanpa loket QR terikat NIK Kuota jalur real-time Anomali terdeteksi otomatis Bukan tiket — ini lifeline Tahu posisimu sekarang SAR butuh data, bukan asumsi Setiap pos, tercatat SIMAKSI online — tanpa loket QR terikat NIK Kuota jalur real-time Anomali terdeteksi otomatis Bukan tiket — ini lifeline

Dari daftar
hingga
kembali dengan selamat.

Setiap langkah dirancang agar pendaki bisa fokus mendaki, bukan mengurus administrasi. Pengelola kawasan cukup scan — sistem yang bekerja.

1
Daftar & verifikasi NIK
Buat akun sekali pakai. Lengkapi NIK dan kontak darurat — data tersimpan untuk semua pendakian berikutnya.
2
Ajukan SIMAKSI online
Pilih gunung, jalur, dan tanggal. Lihat kuota tersisa secara real-time. Bayar online — tidak perlu antre di loket.
3
Terima QR SummitPass
QR unik terikat NIK langsung aktif setelah izin disetujui. Tersimpan di aplikasi, bisa ditampilkan tanpa sinyal.
Tersedia tanpa sinyal
4
Scan di setiap pos — naik & turun
Petugas scan QR di tiap pos. Timestamp dan lokasi tercatat otomatis. Pengelola bisa melihat posisi semua pendaki aktif di peta.
5
Checkout & riwayat lengkap
Scan keluar di gerbang. Rekam jejak pendakian tersimpan selamanya — data untuk SAR, kenangan untuk kamu.
Untuk Pendaki

SIMAKSI selesai
sebelum kamu
sampai di basecamp.

Tidak ada lagi antre di loket saat subuh, tidak ada lagi kertas izin yang basah kehujanan. Semua proses pendaftaran, pembayaran, dan perizinan bisa diselesaikan dari rumah — QR kamu sudah siap saat kamu berangkat.

  • Ajukan SIMAKSI kapan saja, dari mana saja — proses online penuh
  • Lihat kuota jalur dan ketersediaan tanggal secara real-time
  • QR berfungsi tanpa sinyal — cukup simpan di galeri atau aplikasi
  • Kelola rombongan — satu leader, semua anggota terpantau
  • Tombol SOS terintegrasi — kirim sinyal darurat beserta posisi terakhirmu
Untuk Pengelola

Semua pendaki aktif,
terpantau dalam
satu layar.

Dashboard monitoring dan peta jalur real-time memberi pengelola kawasan visibilitas penuh atas kondisi di lapangan. Tidak perlu menunggu laporan dari pos — sistem yang memberitahu terlebih dahulu saat ada anomali.

  • Peta jalur interaktif — lihat posisi terakhir setiap pendaki aktif
  • Dashboard monitoring kuota dan kepadatan per pos secara live
  • Alert otomatis jika pendaki melewati batas waktu checkout regulasi
  • Kelola SIMAKSI, retribusi, dan laporan dalam satu platform terintegrasi
  • Data tersedia untuk Basarnas — titik awal pencarian langsung teridentifikasi
Fitur unggulan

Dibangun untuk
keselamatan nyata.

Rata-rata tim SAR kehilangan 4–6 jam hanya untuk menentukan zona pencarian. SummitPass memotong waktu itu menjadi menit.

QR terikat NIK
Setiap pendaki punya QR pribadi yang terhubung ke identitas resmi. Tidak bisa dipinjam, tidak bisa dipalsukan.
Rekam jejak per pos
Waktu masuk dan keluar setiap pos tercatat. Tim SAR tahu pos terakhir pendaki dengan presisi waktu.
Deteksi anomali waktu
Sistem memicu alert otomatis jika pendaki melewati batas waktu checkout. Eskalasi ke SAR dilakukan tanpa menunggu laporan manual.
Trekking map real-time
Peta jalur interaktif menampilkan posisi terakhir setiap pendaki aktif. Pengelola kawasan bisa melihat kepadatan setiap pos sekaligus.
Scan offline
QR tampil tanpa internet. Data pos tersimpan lokal dan di-sync otomatis begitu sinyal kembali — tidak ada data yang terlewat.
SIMAKSI terintegrasi
Satu platform untuk izin, retribusi, dan monitoring. Pengelola kawasan tidak perlu sistem terpisah — semuanya terhubung.

Dicatat masuk,
lalu dilupakan.

Sistem lama tahu kamu masuk. Tapi ketika kamu tidak keluar — mereka tidak tahu harus cari ke mana. SummitPass mengubah setiap pos menjadi titik data yang bisa membedakan pencarian tepat sasaran dan pencarian yang terlambat.

Dirancang untuk berkolaborasi dengan pengelola kawasan & Basarnas
SIMAKSI
lama
Summit
Pass
SIMAKSI online (tanpa loket)
Rekam jejak setiap pos
QR pribadi terikat NIK
Trekking map real-time
Deteksi anomali & alert SAR
Dashboard rombongan real-time
Akses QR tanpa sinyal
Tombol SOS terintegrasi
Kata mereka

Dirasakan dari tiga sisi berbeda.

Pengelola Kawasan

Sebelumnya, kalau ada pendaki overdue, kami hanya bisa tebak-tebakan di pos mana mereka terakhir berada. Dengan SummitPass, kami langsung tahu — dan itu mengubah segalanya dalam operasi pencarian.

AW
Ardan Wirosaputro
Kepala Taman Nasional Gunung Orodruin
Pendaki

Saya solo hiker. Keluarga di rumah nggak bisa tidur kalau saya di gunung. Sekarang mereka bisa pantau sampai pos mana saya sudah jalan — dan saya bisa fokus mendaki tanpa rasa bersalah.

KN
Kira Natsume
Solo hiker · 23 puncak terdaki
Petugas Lapangan

Tiap hari saya scan ratusan QR. Yang bikin tenang: kalau ada yang belum balik lewat jam, sistem langsung kasih notif. Saya nggak harus ngitung buku manual sambil jaga pos sendirian lagi.

WG
Pak Welman Goro
Petugas Pos 3 — Jalur Selatan Gunung Myōboku

Gunung tidak menunggu.
Tapi SAR butuh datamu.

Satu QR. Satu pendakian. Rekam jejak lengkap yang bisa membedakan antara pencarian tepat sasaran — dan pencarian yang terlambat. Gratis untuk pendaki, selalu.